Oleh: jokobudisantoso | September 11, 2008

Kode Etik, Code Of Conduct PNS Bappeda

Kode Etik PNS/Bappeda (People control)
JOKO BUDI SANTOSO
NIM : P2 CC 07102

Seperti halnya Pegawai Negeri Sipil lainnya, pegawai Bappeda terikat juga dengan kode etik yang berlaku bagi PNS diwilayah Indonesia.
Pegawai Negeri Sipil atau PNS memiliki lima butir janji atau komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pemerintah dan Masyarakat umum. PNS secara non kedinasan tergabung dalam wadah Korpri. Panca Prasetya Korpri disebut juga sebagai sumpah / janji pegawai negri sipil yang bertujuan agar dapat menciptakan sosok PNS yang profesional, jujur, bersih dari segala korupsi, kolusi, nepotisme, berjiwa sosial, sebagaimana dalam Panca Prasetya KORPRI.
Panca Prasetya Koprs Pegawai Republik Indonesia :
Kami anggota KORPRI yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, adalah insan yang :
1. Setia dan taat kepada Negara Kesatuan dan Pemerintah Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
2. Menjunjung tinggi kehormatan bangsa dan negara serta memegang teguh rahasia jabatan dan rahasia negara.
3. Mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat di atas kepentingan pribadi dan golongan.
4. Bertekad memelihara persatuan dan kesatuan bangsa serta kesetiakawanan Korps Pegawai Republik Indonesia.
5. Berjuang menegakkan kejujuran dan keadilan, serta meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme
Sedangkan menurut peraturan pemerintah Nomor 42 Tahun 2004, tentang pembinaan jiwa korp dan kode etik Pegawai Negeri Sipil dijabarkan menjadi:
1) Etika dalam bernegara yaitu:
• Melaksanakan sepenuhnya Pancasila dan UUD 45;
• Mengangkat harkat dan martabat bangsa dan negara;
• Menjadi perekat dan pemersatu bangsa negara kesatuan Republik Indonesia.
2) Etika dalam bermasyarakat:
• Melaksanakan tugas dan wewenang sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
• Menjaga informasi yang bersifat rahasia;
• Melaksanakan setiap kebijakan oleh pempinan;
• Membangun etos kerja dan kenerja organisasi;
• Menjalin kerjsama kooperatif dengan instansi lain dalam rangka mencapai tujuan;
• Memiliki kompetensi dalam menjalankan tugas
3) Etika dalam organisasi;
• Mewujudkan pola hidup sederhana;
• Memberikan pelayanan dengan empati hormat dan santun tanpa pemaksaan;
• Memberikan pelayanan cepat, tepat adil tanpa diskriminatif;
• Tanggap tehadap keadaan lingkungan masyarakat;
• Berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam melaksanakan tugas;


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: